Selamat Datang, Bapak Prof.Drs.Sirozi,M.A.,Ph.D Wakil Rektor 1,2,3,Bpk Ibu Dekan, Bpk Sekretaris Kopertais Wilayah VII,beserta jajaran UIN RF | Bpk Ibu Kepsek,Guru,Dosen dan Tamu Undangan Dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman UIN RG dan STEBIS IGM ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------untuk Mahasiswa | Konsultasi Akademik Klik Disini atau Hubungi Kami Klik Disini,
 

Hal-hal yang menghalangi kita dari Hidayah Allah

Beberapa Hal-hal yang menghalangi kita dari Hidayah Allah

1. Sibuk dengan kenikmatan, lalai dalam mensyukuri

2. Cinta pada Ilmu tetapi tidak mengamalkannya

3. Bersegera berbuat Dosa namun menunda Taubat

4. Bangga bergaul dengan orang shaleh, tapi tidak mau meneladani perbuatannya.

5. Tahu dunia berpaling menjauh, tapi justru mereka berusaha mengejarnya,

6. Tahu Akhirat mendatangi, tapi mereka justru berpaling menjauhinya.

7. Teman yang berperilaku buruk

Seseorang akan dipengaruhi oleh teman dan sahabatnya, ketika teman banyak yang berperilaku buruk, lambat aun hal itu akan mempengaruhi kita.

8. Takut Kehilangan Jabatan

Banyak orang takut kehilangan jabatan sehingga menghalalkan segala cara, realita bisa kita lihat sekarang, betapa korupnya negeri ini.

9. Bisikan dan gangguan Iblis

Dari sudut pandang Al-quran, Iblis dan pengikutnya adalah entitas nyata yang selalu berusaha menyesatkan dan mendorong manusia kejurang keburukan.

 

Firman Allah SWT ;
"Iblis menjawab ;"karena engkau telah menghukum saya karena tersesat, saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang, dari kanan dan kiri, dan engkau tidak mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (QS:Al-A"raf [7];16-17).

 

Iblis merealisasikan cita-citanya lewat hawa nafsu dan keterperdayaan manusia akan kehidupan dunia semata. Maka siapa yang terlena dengan kehidupan dunia, kita tahu dengan siapa dia akan berkumpul nantinya di akhirat.

 

Sumber:

Ustadz Yusuf Mansyur

Ustadz Dodi Arasid dan [Dari berbagai sumber]

 

(Al Fawa"id hal:196 Ibnul Qayyim Rahmahullah)

Kirim ke teman | Versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya