Selamat Datang, di Website Resmi Kampus STEBIS IGM Palembang a.n Ketua H.Chandra Satria, S.E., M.Si------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------untuk Mahasiswa | Konsultasi Akademik Klik Disini atau Hubungi Kami Klik Disini,
 

Film Ahok a Man Called AHOK

Film Ahok a Man Called AHOK

Repro/IG vjdaniel

 

 

 

Film a Man Called Ahok

 

Film ini butuh 37 Hari Syuting. Penulis buku Rudi Valinka bertutur proses pembuatan film berjudul A Man Called Ahok saat ditemui di Bioskop XXI Metropole, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018. Menurut dia, rencana pembuatan film itu telah dicanangkan sejak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Awalnya itu sejak Pak Ahok memilih buku saya yang juga berjudul A Man Called Ahok untuk dibagikan dan dijual kepada warga Jakarta," tutur dia.

Saat itu memang akan memasuki masa kampanye. Penjualan buku karya Rudi itu menjadi salah satu cara menggalang dana untuk kampanye Ahok-Djarot (Djarot Saiful Hidayat). Menurut Rudi, Ahok mengatakan, "Oke ini (buku karya Rudi) bisa menggambarkan saya secara utuh kepada warga DKI Jakarta."

 

Kue Selamat Ulang Tahun ke 52 buat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

  Kue Selamat Ulang Tahun ke 52 buat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dikirimkan ke Mako Brimob. Istimewa

 

Tak disangka, kata Rudi, puluhan ribu eksemplar yang dicetak pun ludes, baik karena dibagikan maupun dijual. Rudi pun menyarankan kepada Ahok agar kisah kehidupannya selama di Belitung Timur itu difilmkan. Setelah tidak cocok dengan produser yang menawaran diri, Rudi akhirnya bertemu dengan produser bernama Ilya Sigma.

Konsep pengangkatan sisi parenting Ahok pun disetujui oleh Rudi. Ia meneruskan rencana beserta konsepnya itu ke Ahok di Balai Kota Jakarta pada Februari 2017 . Rudi mengatakan kedatangannya saat itu lebih untuk meminta izin kepada Ahok.

"Kemudian Pak Ahok bilang, `Oke aku menyetujui,` begitu," kata Rudi menirukan perkataan Ahok.

Ahok, kata Rudi, hanya berpesan agar film tersebut dibuat apa adanya, tanpa ada yang dikurangi atau ditambah. Tujuannya, agar masyarakat yang menonton bisa tau bagaimana cerita terbentuknya sosok seorang Ahok.

 

 

 Selama proses produksi, Rudi mengatakan baik Ahok maupun keluarga selalu dilibatkan. Tim produksi pun melakukan penggalian data selama setahun terkait sosok Ahok selama hidup di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka, kata Rudi, juga telah menunjukkan skrip film tersebut kepada Ahok. "Ketika beliau baca skripnya, dia happy," kata Rudi.

Ia mengatakan kisah hidup Ahok semasa kecil yang menjadikan karakter Ahok tumbuh menjadi orang yang seperti saat ini dikenal menarik untuk diangkat kedalam sebuah film.

 

Produser Sebut Tak Ada Unsur Politik di Film A Man Called Ahok.

Film A Man Called Ahok Butuh Waktu 37 Hari Syuting di Belitung

 

Aktor Daniel Mananta yang berperan sebagai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Aktor Daniel Mananta yang berperan sebagai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bersiap menyaksikan teaser film A Man Called Ahok di Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Film ini disadur dari buku karangan Rudi Valinka dengan judul yang sama. ANTARA/Dhemas Reviyanto

 

Produser film berjudul A Man Called Ahok, Emir Hakim, mengatakan filmnya sama sekali tak berbau politis. Menurut dia, film ini hanya bercerita tentang kehidupan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Film ini jauh dari unsur politik, tentang adanya hubungan luar biasa ayah dan anak," ujar Emir saat konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta, Kamis, 6 September 2018.

 

Emir mengatakan filmnya bercerita mengenai sosok Ahok dari masa kecil hingga dewasa. Film ini juga berkisah mengenai kehidupan Ahok saat bersama dengan ayah dan keluarganya di Belitong Timur, daerah asal Ahok. "Pure parenting, dan tak ada unsur politik yang diangkat," katanya.

 

Film A Man Called Ahok akan dirilis pada November 2018 nanti. Karya garapan sutradara Putrama Tuta itu akan bercerita tentang hubungan Ahok dengan ayahnya, Tjung kim nam, serta berbagai intrik dalam kehidupannya selama di Belitung Timur. Dalam film itu, aktor Daniel Mananta atau VJ Daniel akan memerankan tokoh Ahok.

Semasa menjabat di ibu kota, diawali sebagai Wagub DKI Jakarta mendampingi Joko Widodo sebagai gubernurnya pada 2012 lalu, Ahok memang dikenal kontroversial. Cara bicaranya blak blakan namun tegas dan terkenal mendorong transparansi. Dia di antaranya tidak takut bertengkar soal anggaran dengan anggota parlemen dan tak sungkan main pecat anak buahnya yang sudah digaji tinggi tapi malas.

 

 "Bagaimana menurut Anda ? Silahkan berkomentar dibawah."

 

 

Baca Juga :


Sumber : Link 1  | Link 2 | Link 3 | Link 4 |

Kirim ke teman | Versi cetak

Berita "Artikel Menarik" Lainnya