mail@stebisigm.ac.id

Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah

18 pasukan elite filipina tewas

Diposting pada tanggal 12 April 2016

Setelah baku tembak dengan pasukan, Angkatan bersenjata Filipina kehilangan 18 prajuritnya dalam aksi selama sembilan jam di perbatasan Kota Tipo-Tipo dan Al-Barka di Pulau Basilan melawan pasukan kelompok Abu Sayyaf, pada tanggal 9 april 2016.

 

Pasukan pemberontak, mengalami lima orang tewas, termasuk seorang ekstremis asal Maroko. Ekstremis itu bernama Mohammad Khattab. Selain itu, ada sekitar 20 orang pemberontak lainnya mengalami luka-luka.

 

Sementara itu, selain 18 prajurit filipina yang tewas, ada 53 tentara yang terluka. Informasi ini diungkapkan juru bicara militer Filemon Tan, Minggu (10/4/2016), seperti dikutip Kantor Berita AP. 

 

Berdasarkan keterangan beberapa pejabat militer yang meminta identitasnya telah dirahasiakan, Pemerintah Filipina memerintahkan pasukan untuk membunuh atau menangkap komandan Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon.

 

Isnilon secara terbuka telah menyatakan tergabung dalam kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Dia diburu selama bertahun-tahun karena diduga terlibat dalam beberapa aksi terorisme.

 

Namun, Isnilon luput dalam serangan ini. Menurut Tan, hanya seorang putra Isnilon yang tewas dalam pertempuran itu. 

 

Sebelumnya, Pemerintah Amerika Serikat telah menawarkan hadiah sebesar lima juta dollar AS, bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi untuk penangkapan Isnilon Hapilon.

 

Dalam baku tembak itu dilaporkan, kelompok Abu Sayyaf menggunakan peluncur granat M203. Tanpa diduga, para pemberontak dapat menggalang kekuatan dengan cepat, hingga terkumpul 100-150 orang.

 

Kondisi itu menyebabkan militer kerepotan, dan jatuh korban dalam jumlah yang terbilang besar.

 

Jumlah prajurit yang tewas tersebut menjadi yang terbesar dalam pertempuran di wilayah selatan pada tahun ini.

 

 


Sumber: Kompas internasional

Versi cetak

Related Keywords

18 pasukan elite filipina tewas baku tembak

Artikel Terkait


STEBIS IGM Palembang Berkomitmen Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah Melalui ToT OJK dan UIN Raden Fatah

STEBIS IGM Palembang Berkomitmen Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah Melalui ToT OJK dan UIN Raden Fatah

STEBISIGM, Palembang – Fakultas Bisnis Syariah (FBS) STEBIS IGM Palembang menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan litera...


Tingkatkan Kompetensi, Siswi SMK Muhammadiyah 1 Palembang Lakukan Magang di Kampus STEBIS UIGM

Tingkatkan Kompetensi, Siswi SMK Muhammadiyah 1 Palembang Lakukan Magang di Kampus STEBIS UIGM

  STEBISIGM.ac.id, Palembang – Sebanyak lima siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Palembang, yaitu Jasmine Aulia Fitri, Nailul Choiria,...


Bentuk rasa syukur lebaran idul adha 1445H keluarga besar yayasan igm berkurban Sapi Simmental

Bentuk rasa syukur lebaran idul adha 1445H keluarga besar yayasan igm berkurban Sapi Simmental

STEBISIGM.ac.id, Palembang - Pada hari lebaran Idul Adha 1445H/2024M ini di kampus STEBIS IGM, sebuah kegiatan penyembelihan hewan kurban ...


STEBIS IGM dan Penerbit Erlangga Jalin Kerjasama Melalui Penandatanganan MoU

STEBIS IGM dan Penerbit Erlangga Jalin Kerjasama Melalui Penandatanganan MoU

  STEBISigm.ac.id - Palembang, Hari ini, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Inggris (STEBIS) IGM mengumumkan penandatanganan Memorandum of U...


Kampus IGM Palembang Menggelar Workshop Publikasi Ilmiah Manajemen Referensi dan SEM PLS

Kampus IGM Palembang Menggelar Workshop Publikasi Ilmiah Manajemen Referensi dan SEM PLS

   Kampus STEBIS IGM, Palembang - Kembali menggelar Workshop Publikasi Ilmiah Manajemen Referensi kali ini ada tambahan pegguna...


Kepengurusan tiga himpunan dikampus igm sudirman palembang kembali dikukuhkan

Kepengurusan tiga himpunan dikampus igm sudirman palembang kembali dikukuhkan

STEBISIGM, Kampus Sudirman - Hasil Rapat SENAT pada tanggal 27 Mei 2024 diputuskan bahwa pelantikan masa Jabatan Ketua / Sekretaris / Angg...