mail@stebisigm.ac.id

Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah

Harga Batu Bara Kembali Moncer

Diposting pada tanggal 12 Agustus 2016

 

Harga Batu bara

 

Harga-harga saham pertambangan mencetak pertumbuhan 49,16 persen sejak awal tahun hingga kemarin. Hal itu menjadikan indeks sektor pertambangan mencatat kenaikan tertinggi jika dibandingkan dengan sembilan indeks saham sektor lain di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Kemarin indeks sektor tambang yang dihuni 43 emiten kembali menguat 1,20 persen. Hanya kalah dari indeks sektor industri dasar dan kimia yang dihuni 63 perusahaan dengan penguatan 1,94 persen. IHSG kemarin ditutup menguat 11,747 poin ke level 5.373,323.


Sejak awal tahun, indeks sektor pertambangan memberikan return tertinggi jika dibandingkan dengan indeks sektor lain. Di tempat kedua, ada indeks saham sektor aneka industri dengan kenaikan 26,14 persen pada periode sama. IHSG secara year to date menguat 16,99 persen.

Batu bara adalah salah satu bahan bakar fosil. Pengertian umumnya adalah batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Unsur-unsur utamanya terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen.


Tim riset PT Mandiri Sekuritas mengapresiasi saham-saham di sektor pertambangan seiring dengan mulai menguatnya harga komoditas batu bara. ”Saham batu bara Indonesia dan Tiongkok bereaksi positif karena rencana pemerintahan Tiongkok memangkas produksi batu bara dengan membatasi hari operasional pertambangan dari 330 hari menjadi 276 hari per tahun,” jelasnya.

batu bara palembang


Harga batu bara Newcastle naik dengan tutup di harga USD 60 per ton pada pertengahan Juli 2016. Artinya, terjadi penguatan 14 persen secara year to date. PT Mandiri Sekuritas meyakini euforia dari kelanjutan pemangkasan produksi batu bara di Tiongkok mendorong kinerja ekspor batu bara Indonesia.


Di dalam negeri, harga acuan batubara (HAB) kandungan 6.322 kkal/kg sepanjang semester pertama 2016 mencapai USD 51,85 per ton. Level tertinggi berada di periode Januari USD 53,20 per ton. HAB adalah rata-rata empat indeks batu bara global, yakni Indonesia Coal Index, Platts59 Index, New Castle Export Index, dan New Castle Global Coal Index.


Direktur Keuangan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) David Tendean mengakui, harga produk yang dihasilkan perseroan naik 20 persen sejak awal tahun. Saat ini harganya berkisar USD 60 per ton. ’’Kami lihat harga batu bara sudah bottom (di titik terendah, Red) dan sekarang mulai rebound. Meski demikian, kami berharap rebound tidak terlalu kuat,” ungkapnya.


Jika harga batu bara tiba-tiba melonjak signifikan, lanjut dia, Adaro khawatir pasar kembali kelebihan pasokan sehingga harga kembali fluktuatif. Harga USD 60 per ton dinilai cukup sehat bagi industri batu bara dan kinerja keuangan ADRO. ”Kami bisa memproduksi secara stabil. Konsisten saja. Target produksi kami 52 juta–54 juta ton tahun ini,” paparnya.


Bagi ADRO, stabilnya harga batu bara di level yang nyaman seperti saat ini membawa untung. Pihaknya bisa fokus meningkatkan bisnis di luar produksi batu bara, terutama suplai power plant.


Saat ini kontribusi tambang batu bara terhadap total Ebitda ADRO mencapai 55 persen atau jauh berkurang jika dibandingkan dengan empat tahun silam. Batu bara menyumbang 50 persen pendapatan ADRO dan sisanya dari bisnis logistik serta power plant.


Ke depan, ADRO menargetkan kontribusi batu bara hanya sepertiga terhadap laba bersih. Sepertiga lainnya berasal dari power plant dan sepertiga lagi berasal dari logistik. ”Tambang batu bara akan mendukung kebutuhan di power plant. Logistik akan mendukung operasional tambang. Jadi, ketiganya saling berkaitan,” pungkasnya.

 


Sumber: Sumeks | hargen

 

Versi cetak

Related Keywords

harga batu bara kembali moncer

Artikel Terkait


Ketua STEBIS IGM Jadi Narasumber Pelatihan BKD–RBKD Dosen PTKIS Kopertais Wilayah VII

Ketua STEBIS IGM Jadi Narasumber Pelatihan BKD–RBKD Dosen PTKIS Kopertais Wilayah VII

  STEBISIGM.ac.id, Palembang — Laporan Beban Kerja Dosen (BKD) dan Rencana Beban Kerja Dosen (RBKD) memegang peranan penting dal...


Delegasi UKM Jalin Kolaborasi Akademik dengan UIGM, Perkuat Sinergi dan Angkat Budaya Lokal

Delegasi UKM Jalin Kolaborasi Akademik dengan UIGM, Perkuat Sinergi dan Angkat Budaya Lokal

STEBISIGM - Sebanyak 20 delegasi dari Fakultas Ekonomi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melakukan kunjungan akademik ke Universitas ...


Mahasiswa STEBIS IGM Salurkan Dana Abadi Anak Yatim Dapat Dukungan Pendidikan

Mahasiswa STEBIS IGM Salurkan Dana Abadi Anak Yatim Dapat Dukungan Pendidikan

STEBISigm.ac.id, Palembang – Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) STEBIS Universitas Indo Global Mandiri (IGM) kembali menunjukkan kepeduli...


Visitasi Kemenag STEBIS IGM Selangkah Lagi Bergabung dengan Universitas Indo Global Mandiri

Visitasi Kemenag STEBIS IGM Selangkah Lagi Bergabung dengan Universitas Indo Global Mandiri

STEBISigm.ac.id, Palembang – Proses penggabungan Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri (IGM) ke Uni...


STEBIS IGM Angkat Kebanggaan Budaya Lewat Gathering Berbusana Adat

STEBIS IGM Angkat Kebanggaan Budaya Lewat Gathering Berbusana Adat

STEBISigm.ac.id, Palembang – Suasana penuh warna dan keceriaan mewarnai gathering Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBIS) I...


M Rizki dan Vivien Harmine Dinobatkan sebagai Putra Putri Syariah STEBIS IGM 2024

M Rizki dan Vivien Harmine Dinobatkan sebagai Putra Putri Syariah STEBIS IGM 2024

STEBISigm.ac.id, Palembang – Ajang pemilihan Putra Putri STEBIS Indo Global Mandiri (IGM) 2024 berlangsung meriah di Aula Lantai XII...