Selamat Datang, di Website Resmi Kampus STEBIS IGM Palembang a.n Ketua H.Chandra Satria, S.E., M.Si------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------untuk Mahasiswa | Konsultasi Akademik Klik Disini atau Hubungi Kami Klik Disini,
 
Find us

Ada apa dengan tanggal 26 Januari 2021

 

 

 

 

STEBIS IGM - Tanggal 26 Januari hari apa? keyword ini pasti ada yang menggunakannya. 26 Januari adalah Hari Pabean Internasional atau dalam bahasa Inggris disebut International Customs Day akan diperingati pada 26 Januari 2021 ini.

Hari Pabean tahun ini akan didedikasikan untuk upaya bersama Bea Cukai keluar dari krisis yang diakibatkan pandemi virus corona Covid-19.

Hari ini juga didedikasikan untuk mendukung masyarakat dan bisnis dengan memperkuat rantai pasokan global, memperkuat kolaborasi, memanfaatkan teknologi dan menempatkan "manusia" di pusat proses transformasi.

Hari Pabean 2021 akan mengusung slogan “Bea Cukai mendukung Pemulihan, Pembaruan, dan Ketahanan untuk rantai pasokan yang berkelanjutan,” demikian dilaporkan The World Customs Organization (WCO).

 

 

The International Customs Day (ICD) on 26 January 2021 will be dedicated to the united efforts of Customs to emerge from the coronavirus crisis and support people and businesses by strengthening the global supply chain, reinforcing collaboration, harnessing technology and putting “people” at the centre of the transformation process, with the slogan “Customs bolstering Recovery, Renewal and Resilience for a sustainable supply chain”.

WCO Members will have the opportunity to showcase their efforts and activities in this domain.

     

Sejarah Hari Pabean sedunia ini diawali ketika tiga belas negara Eropa bergabung ke dalam Committee for European Economic Co-operation pada 1947.

Mereka kemudian sepakat membentuk suatu organisasi inter-European Customs Unions yang berlandaskan prinsip-prinsip General Agreement on Tariffs and Trade (GATT).



Lalu, satu tahun kemudian atau pada 1948 organisasi ini kemudian membentuk dua komite yaitu Economic Committee dan Customs Committee.

Customs Committee ini lah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Dewan Kerjasama Kepabeanan atau dalam bahasa Inggris disebut Customs Co-operation Council (CCC).

CCC diresmikan pada konvensi di Brussel (Belgia) pada 26 Januari 1953 dan dihadiri 17 perwakilan negara Eropa. Pertemuan ini sekaligus menjadikan 26 Januari sebagai tanggal untuk memperingati Hari Pabean Internasional.

Seiring berkembangnya CCC menjadi salah satu organisasi yang bertaraf Internasional, pada tahun 1994 Customs Co-operation Council (CCC) berubah menjadi The World Customs Organization (WCO).

Saat ini, WCO mewakili 183 administrasi Bea Cukai di seluruh dunia yang secara kolektif memproses sekitar 98% perdagangan dunia.

Sebagai pusat keahlian Kepabeanan global, WCO adalah satu-satunya organisasi internasional dengan kompetensi di bidang Kepabeanan dan menyebut dirinya sebagai suara komunitas Kepabeanan internasional.

The World Customs Organization (WCO) memiliki visi, misi, dan nilai yang dianut, sebagai berikut:

Visi

Menyatukan Bea Cukai untuk dunia yang lebih aman dan lebih sejahtera.

Membagi perbatasan, Bea Cukai menghubungkan.

Misi

Organisasi Kepabeanan Dunia mengembangkan standar internasional, membina kerja sama dan membangun kapasitas untuk memfasilitasi perdagangan yang sah, untuk mengamankan pengumpulan pendapatan yang adil dan untuk melindungi masyarakat, memberikan kepemimpinan, bimbingan dan dukungan kepada administrasi Bea Cukai.

Nilai

Kami adalah organisasi berbasis pengetahuan dan berorientasi pada tindakan.

Kami percaya pada prosedur tata kelola yang transparan, jujur, dan dapat diaudit.

Kami responsif terhadap Anggota kami, pemangku kepentingan dalam perdagangan, dan masyarakat.

Kami memanfaatkan teknologi dan inovasi.

Kami percaya pada inklusivitas, keragaman dan perlakuan yang adil serta peluang untuk semua.

 

 


Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Dipna Videlia Putsanra

 

 

 

 

 

Kirim ke teman | Versi cetak

Berita "Berita Kampus" Lainnya