Selamat Datang, di Website Resmi Kampus STEBIS IGM Palembang a.n Ketua H.Chandra Satria, S.E., M.Si------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------untuk Mahasiswa | Konsultasi Akademik Klik Disini atau Hubungi Kami Klik Disini,
 
Find us 

OJK Rilis Peta Jalan Perbankan Syariah menjadi 3 pilar utama

 

 

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan peta jalan pengembangan perbankan syariah Indonesia 2020-2025. Peta jalan itu guna memastikan perbankan syariah berdaya saing dan memiliki daya tahan yang tinggi, serta dapat berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengungkapkan, dalam peta jalan itu OJK membagi menjadi tiga pilar utama. Yaitu:

 

..... 1. Penguatan identitas perbankan syariah
  2. Sinergi ekosistem ekonomi syariah
  3. Penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan

 


“Kalau kita ingin melakukan kontribusi tentunya kita harus menjaga perbankan tetap berdaya saing,” ujarnya pada peluncuran virtual Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah 2020-2025 di Jakarta, Kamis 25 Februari 2021.

 

Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengungkapkan bahwa RP2SI menjadi awal dari sinergi OJK bersama dengan stakeholder terkait dalam mengembangakn dan menjaga industri perbankan syariah nasional semakin berkembang, sehat, kuat, dan semakin besar.

 

RP2SI merupakan dokumen arah pengembangan industri perbankan syariah yang disusun untuk dapat mendukung berbagai dokumen arah kebijakan nasional, baik dari sisi kebijakan pemerintah terkait pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024 maupun dari sisi kebijakan sektor jasa keuangan yang telah dituangkan dalam Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025.
 
Dalam peluncuran MPSJKI pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK), OJK menekankan peningkatan nilai tambah dan daya saing keuangan syariah menjadi perhatian utama otoritas. Industri keuangan syariah diharapkan dapat berperan optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, hal ini akan diwujudkan dengan melakukan integrasi sektor jasa keuangan dalam pengembangan industri halal dan ekosistem ekonomi syariah.
 
"Sebagai turunan MPSJKI dari sektor perbankan, OJK juga telah menerbitkan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia atau RP2I yang pada 18 Februari 2021 lalu telah diluncurkan. Selanjutnya, mengingat terdapat bank dengan karakteristik yang khusus, maka OJK menerbitkan roadmap tersendiri untuk perbankan syariah yaitu RP2SI yang merupakan bagian dari Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia," ulasnya.
 
Dalam perjalanannya, penyusunan RP2SI telah melalui beberapa tahapan dari kajian ilmiah hingga diskusi intensif dengan berbagai stakeholder, baik dari internal OJK, kementerian/lembaga terkait, pelaku sektor riil, sektor sosial, termasuk juga industri perbankan syariah.
 
Penyusunan RP2SI dimulai sejak Juli 2018 dengan kajian awal mengenai strategi transformasi perbankan syariah, mempertimbangkan peluang dan tantangan yang dihadapi perbankan syariah. Selanjutnya, dilakukan dengan berbagai pengumpulan data dengan indeks interviewforum group discussion (FGD), dan pelaksanaan survei baik daring maupun luring yang dilaksanakan selama November 2018 hingga di akhir 2020.
 
OJK juga melakukan seminar dengan mengundang berbagai stakeholder yang mencakup praktisi perbankan syariah, baik Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), kementerian/lembaga pemerintah, serta akademisi. Secara internal, tim transformasi perbankan syariah Indonesia dibentuk untuk merumuskan strategi dan juga program kerja yang terukur.
 
Selanjutnya dilakukan finalisasi program kerja oleh tim transformasi perbankan syariah bersama dengan berbagai satuan kerja terkait di OJK. Adapun stakeholder yang terkait di dalam penyusunan RP2SI 2020-2025 di antaranya Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Bappenas, Kementerian Agama, Kementerian PUPR, Bank Indonesia, Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Badan Wakaf Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional, dan juga Asosiasi Bank Syariah Indonesia.

 

"Roadmap ini menunjukkan bahwa OJK memberikan perhatian khusus karena punya cita-cita keinginan untuk menuju pusat ekonomi dan syariah di dunia. Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagian dari masterplan Pengembangan Perbankan Indonesia yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu," kata Heru dalam launching dan press confrence Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020-2025, Kamis (25/2/2021).

 

Dia menambahkan bahwa adanya peluncuran roadmap ini sebagai komitmen OJK agar cita-cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi Syariah dunia bisa terwujud.

 

Selain itu, di tengah situasi yang tidak menentu karena pandemi Covid-19, ini menjadi tantangan tersendiri terhadap layanan keuangan perbankan, termasuk perbankan syariah, seperti pola transaksi dari physical ke virtual yang kini sudah sangat berkembang dengan masif.

 

Heru pun berharap agar tantangan ini segera diselesaikan seperti berkolaborasi dengan berbagai pihak. Ini bisa menjadi kunci untuk ekonomi Indonesia semakin positif dan Indonesia bisa keluar dari permasalahan pandemi Covid-19 selama 2020.

 

"Kami berharap tentunya berbagai kolaborasi OJK tentunya bersama penggiat syariah terwujud. Ini agar ekonomi kita pada kuartal selanjutnya bisa tumbuh positif. Ekonomi syariah Indonesia sedang bangus," katanya.

 

 

sumber:


 

medcom | viva

 
Lihat JugaArtikel/Berita lainnya
  Webinar Sosialisasi Peran dan Potensi Zakat di Kota Palembang oleh Drs. Maruzi Tarmizi Selengkapnya
  Industri keuangan syariah Indonesia memiliki karakteristik pelayanan segmen ritel berbeda dengan Selengkapnya
  Wisuda STEBIS IG 2020 suasana tenang, hikmat dan penuh penghayatan Selengkapnya
  Wisuda ke 4 Kampus STEBIS IGM Palembang digelar dengan protokol kesehatan Selengkapnya
  STEBIS IGM Gelar Pelatihan Penyusunan Rencana Usaha UMKM PEKKA. dan Selengkapnya
  Pandemi Covid-19 mengharuskan mahasiswa belajar dari rumah dengan PJJ Selengkapnya
  Mahasiswa menyiapkan diri untuk Acara Bujang Gadis Kampus STEBIS IGM 2020 Selengkapnya
  M Diki Wahyudi Arisandi terpilih menjadi salah satu utusan yang bertabung dalam lembaga internasional Selengkapnya
  BAK STEBIS IGM hari ini memberikan informasi sistem akademik untuk Mahasiswa Baru Selengkapnya
  Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Selengkapnya
  PK2MB Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah IGM Hari Kedua bersama Bpk Kapolda Selengkapnya
  The International Conference On Environmenntal&Technology Of Law, Business Selengkapnya

Kirim ke teman | Versi cetak

Berita "Berita Kampus" Lainnya