
Ini beberapa tip untuk balita yang menonton TV:
- Batasi menonton TV, hanya 1-2 jam per hari, saran American Academy of Pediatrics (AAP).
- Berikan tontonan sesuai usia atau ditemani orangtua. Ingat, si kecil merupakan peniru ulung.
- Perhatikan jarak menonton TV, yakni lima kali diagonal layar tv. Contoh: TV 21 inci, berarti 5 x 21 inci = 105 inci atau 25,6 meter. Jarak pandang ini membuat mata tidak perlu bekerja keras menangkap gambar.
- Pastikan penerangan cukup, karena pupil balita akan memaksa untuk membesar.
- Hindari menonton dengan posisi tidur, tubuh miring atau menengadah. Hal ini dapat memengaruhi mata yang tidak fokus ke arah tv sehingga mengakibatkan kerusakan mata.
- Hindari memberikan anak menonton tv menjelang jam tidur, sebab dapat menggangu jadwal dan kualitas tidurnya si kecil.
Sumber: ayahbunda