Satpam DA Tewas diduga dikeroyok Polisi

10 Mei 2016

Ilustrasi Pengeroyokan. ©Merdeka.com

Pengeroyokan anggota polisi terhadap petugas satuan pengamanan (Satpam) diskotek Darma Agung (DA) Palembang bernama Adiron Plaza alias Adi (40) diduga disebabkan para pelaku enggan membayar duit cas (masuk) diskotek. Sebelum dikeroyok, korban dan para pelaku sempat cekcok mulut.

Salah seorang saksi mata, Dayat (27) mengatakan, korban menagih uang cas terhadap para pelaku yang diperkirakan sepuluh orang, satu di antaranya anggota polisi. Merasa anggota polisi, para pelaku enggan memberikan uang.

Korban pun tetap berusaha menagihnya. Lagi-lagi, anggota tersebut bersikeras ingin masuk gratis. Kemudian, terjadilah cekcok mulut dan berakhir dengan pengeroyokan yang berujung korban tewas dengan sejumlah luka tusuk dan bacok di tubuhnya.

Petugas sekuriti diskotek Darma Agung (DA) di Jalan Kolonel H Burlian, Palembang, tewas setelah dikeroyok. Korban diketahui bernama bernama Adiron Plaza alias Adi (40). Salah satu pelaku pengeroyokan diketahui anggota polisi berinisial IDP, bertugas di Polres Pagaralam, Sumatera Selatan.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di halaman parkir diskotek DA, Minggu (8/5) sekira pukul 04.00 WIB. Belum diketahui penyebabnya. Korban saat itu tengah menjaga keamanan diskotek tiba-tiba dikeroyok hingga tewas.

Akibat pengeroyokan tersebut, Adi mengalami luka bacok di kepala, luka tusuk di punggung, lengan, dan tangan kanan. Dalam kondisi kritis, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang.

Tak lama, korban menghembuskan nafas terakhir. Setelah sempat dibawa ke kamar mayat, korban dibawa keluarga ke rumah duka di Jalan Perjuangan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya. "Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," ungkap Maruly, Minggu (8/5).

Berdasarkan pantauan, saat anggota Polsek Sukarami Palembang memasang garis polisi, terlihat banyak bercak darah dari lokasi kejadian.
"Dia (korban) itu minta duit cas, tapi nggak dikasih. Diminta lagi, malah ribut. Korban dikeroyok ramai-ramai," ungkap Dayat di kamar mayat Rumah Sakit Muhammad Husin Palembang, Minggu (8/5).

Diketahui, seorang sekuriti diskotik DA yang beralamat di Jalan Kolonel H Burlian Palembang bernama Adiron Plaza alias Adi (40) tewas mengenaskan setelah dikeroyok sejumlah orang. Diketahui, salah satu pelaku adalah anggota polisi yang bertugas di Polres Pagaralam, Sumatera Selatan berinisial IDP.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi di halaman parkir diskotik DA, Minggu (8/5) pukul 04.00 WIB. Belum diketahui penyebabnya, korban yang tengah menjaga keamanan diskotik dikeroyok para pelaku hingga tewas.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bacok di kepala, luka tusuk di punggung, lengan, dan tangan kanan. Dalam kondisi kritis, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang.

Tak lama, korban menghembuskan nafas terakhir. Setelah sempat dibawa ke kamar mayat, korban dibawa keluarga ke rumah duka di Jalan Perjuangan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

 


Sumber : Merdeka |

 


Sumber : STEBIS IGM http://stebisigm.ac.id
Selengkapnya : http://stebisigm.ac.id/artikel/281/Satpam-DA-Tewas-diduga-dikeroyok-Polisi.html