Priotitas Penegakan Hukum Dalam Sengketa Produk Kosmetik : Antara Dugaan Pemerasan Dan Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Reza Gladyz VC. Nikita Mirzani)

  •  Fatimah Azzahrah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri
  •  Zalvira Chantika Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri
  •  Ariska Wulan Sari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri
  •  Nurul Fathiya Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri
  •  Anuar Puadi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Bisnis Syariah Universitas Indo Global Mandiri
Keywords: Perlindungan Konsumen, Produk Kosmetik, Pemerasan, Prioritas Penegakan Hukum, Sinergi Penegakan Hukum

Abstract

Perkembangan industri kosmetik di Indonesia yang didorong oleh pemasaran digital membawa implikasi hukum yang kompleks, khususnya terkait perlindungan konsumen dan penegakan hukum pidana. Praktik over-claim, peredaran produk tanpa izin BPOM, serta lemahnya pengawasan di platform daring berpotensi merugikan konsumen dan memicu sengketa hukum multidimensi. Studi ini menganalisis prioritas penegakan hukum dalam sengketa produk kosmetik melalui pendekatan normatif-empiris dengan studi kasus Reza Gladys vs. Nikita Mirzani. Hasil penelitian menunjukkan perlunya pemisahan yang tegas antara penegakan administratif perlindungan konsumen dan penanganan delik pidana, serta penguatan sinergi antar lembaga agar tercapai kepastian hukum dan keadilan substantif.

 

Published
2026-09-25
How to Cite
Azzahrah, F., Chantika, Z., Sari, A., Fathiya, N., & Puadi, A. (2026). Priotitas Penegakan Hukum Dalam Sengketa Produk Kosmetik : Antara Dugaan Pemerasan Dan Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Reza Gladyz VC. Nikita Mirzani). Justitia Et Commercium, 1(1), 19-34. Retrieved from https://stebisigm.ac.id/jim.stebisigm.ac.id/justitia/article/view/769